Breaking News

TIM PENYIDIK KEJATI KALBAR GELEDAH 2 LOKASI TERKAIT KASUS KORUPSI CSR NAPAK TILAS DAN PROYEK POLITEKNIK NEGERI KETAPANG

Dokumen dan Perangkat Elektronik Disita, Aliran Dana Mulai Ditelusuri

Ketapang — Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat kembali mengambil langkah hukum tegas dengan melakukan penggeledahan di dua lokasi berbeda pada Senin (08/12/2025), terkait dua perkara korupsi yang tengah ditangani. Operasi ini menyasar dugaan penyimpangan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk kegiatan Napak Tilas Kabupaten Ketapang tahun 2022–2024, serta dugaan korupsi pada sejumlah paket pekerjaan di Politeknik Negeri Ketapang Tahun Anggaran 2023 dan 2024.

Penggeledahan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penggeledahan Nomor: Print-05/O.1/Fd.1/12/2025 dan Print-06/O.1/Fd.1/12/2025 tertanggal 5 Desember 2025.

Geledah Rumah Bendahara Napak Tilas: Dokumen & Laptop Disita

Penggeledahan pertama dilakukan di rumah saksi Bendahara Napak Tilas. Tim memasuki lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan melakukan pengamanan hingga 15.30 WIB.

Dari lokasi ini, penyidik menemukan sejumlah dokumen pertanggungjawaban kegiatan, arsip keuangan, serta perangkat elektronik berupa handphone dan laptop yang diduga kuat berisi data penting terkait aliran dana CSR.

Kantor Sekretariat Politeknik Negeri Ketapang Turut Digeledah

Giat kedua dilakukan di Kantor Sekretariat Politeknik Negeri Ketapang, menyasar ruang administrasi, keuangan, serta ruang penyimpanan dokumen proyek. Tim berhasil mengamankan dokumen kontrak, arsip SPJ, file digital, serta beberapa unit perangkat elektronik yang dinilai relevan dengan penyidikan.

Seluruh tindakan dilakukan sesuai SOP, disaksikan pihak terkait, dan dituangkan dalam berita acara resmi sebagaimana ketentuan hukum acara pidana.

Kajati Kalbar: Tindakan Tegas, Komitmen Bersihkan Anggaran Publik

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar, Dr. Emilwan Ridwan, membenarkan adanya giat penggeledahan tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen Kejati dalam mengungkap praktik korupsi yang merugikan keuangan negara.

> “Kami memastikan setiap rupiah anggaran negara harus dipertanggungjawabkan. Upaya paksa hari ini adalah langkah penting untuk memperkuat pembuktian dan memastikan penyidikan berjalan objektif, profesional, dan bebas dari intervensi,” tegas Kajati.
Ia menambahkan bahwa dugaan korupsi di sektor pendidikan mendapat perhatian khusus karena menyangkut pembangunan SDM dan masa depan generasi.

Fokus Penyidikan: Telusuri Aliran Dana & Konstruksi Proyek

Saat ini, Tim Penyidik Kejati Kalbar sedang memperdalam temuan dari lokasi penggeledahan dengan fokus pada:
Analisis dokumen fisik dan digital
Pencocokan nilai kontrak dengan kondisi pelaksanaan
Penelusuran aliran dana
Pemeriksaan lanjutan terhadap panitia kegiatan, PPK, penandatangan SPJ, dan penyedia jasa

Seluruh barang bukti yang disita akan dianalisis untuk menajamkan konstruksi perkara dan menetapkan pihak yang paling bertanggung jawab.

Kejati Kalbar Pastikan Transparansi Penanganan

Kejaksaan memastikan penyidikan berjalan transparan dan berintegritas. Perkembangan penanganan perkara akan disampaikan secara berkala kepada publik.(Sabirin)
© Copyright 2022 - KALBAR UPDATE. id