PONTIANAK – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kalimantan Barat yang digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak, Sabtu (7/3/2026), resmi menetapkan Ichfani sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Golkar Kalbar periode 2025–2030.
Penetapan tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa kepemimpinan Maman Abdurahman yang sebelumnya memimpin DPD I Golkar Kalbar dan dinilai telah membawa fondasi kuat bagi perjalanan partai di provinsi ini.
Dalam pidato perdananya usai terpilih, Ichfani menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta memperluas peran Golkar di tengah masyarakat. Ia menilai soliditas kader menjadi kunci utama agar Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang relevan di Kalimantan Barat.
“Golkar adalah partai besar yang telah melewati berbagai dinamika politik nasional. Kita memiliki pengalaman panjang dan tradisi kepemimpinan yang kuat,” ujarnya.
Ichfani juga memberikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah bekerja keras membangun jaringan dan kekuatan partai hingga ke tingkat akar rumput.
Menurutnya, kepemimpinan dalam Golkar merupakan estafet perjuangan yang harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk melanjutkan capaian yang telah dirintis oleh para pendahulu.
Selain fokus pada penguatan struktur partai, Ichfani juga menyoroti pentingnya mendekatkan partai politik dengan generasi muda. Ia menilai perubahan pola pikir pemilih, terutama generasi milenial dan generasi Z, menjadi tantangan baru bagi partai politik.
“Generasi muda saat ini lebih kritis dan rasional dalam melihat politik. Mereka ingin didengar dan dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan,” katanya.
Karena itu, di bawah kepemimpinannya Golkar Kalbar akan membuka ruang lebih luas bagi anak muda melalui program kaderisasi, pendidikan politik, serta pelibatan mereka dalam struktur organisasi partai.
Tak hanya itu, Ichfani juga mendorong transformasi digital dalam aktivitas partai. Menurutnya, kehadiran Golkar di ruang digital sangat penting untuk menjangkau generasi muda sekaligus menyampaikan gagasan politik secara lebih terbuka dan edukatif.
“Media sosial dan platform digital harus dimanfaatkan untuk menyampaikan ide, program, dan gagasan politik yang konstruktif,” ujarnya.
Ke depan, Ichfani menargetkan penguatan struktur partai hingga ke tingkat desa, pengaktifan organisasi sayap, serta peningkatan komunikasi politik dengan masyarakat.
Ia optimistis dengan soliditas kader dan kerja kolektif seluruh pengurus, Golkar Kalbar akan tetap menjadi kekuatan politik yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan kebersamaan dan kerja nyata, Golkar akan terus hadir dan berperan untuk masyarakat Kalimantan Barat,” pungkasnya.(Sabirin)

Social Header