KUBU RAYA– Proyek pembangunan jalan di Kecamatan Sungai Kakap yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak, akhirnya menemukan titik terang setelah dilakukan mediasi antara pelaksana proyek, LPM, dan perwakilan masyarakat setempat.Kamis,(9/4)
Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp14.818.857.169 dan masa pelaksanaan 240 hari kalender tersebut dikerjakan oleh PT Fajar Permal Indah Lestari. Dalam kegiatan mediasi yang digelar hari ini, sejumlah kesepakatan penting berhasil dicapai guna mengurangi dampak aktivitas proyek terhadap masyarakat sekitar.
Yoga, pengawas lapangan, saat dikonfirmasi menegaskan bahwa pihaknya telah melibatkan warga secara penuh dalam proses mediasi.
“Alhamdulillah sudah ada hasil yang baik. Semua masukan dari warga dan LPM sudah kita tampung. Bagian yang kurang tepat akan kita perbaiki kembali, termasuk terkait kondisi jalan dan penerangan," ujarnya.
“Alternatif ke depan sudah kita siapkan, dan perbaikan jalannya akan segera kita penuhi. Hari ini juga penerangan akan kita kondisikan kembali.”
Dalam mediasi bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Laskar Pemuda Melayu, dan Anggota Polsek sui kakap disepakati dua tuntutan utama:
Tidak boleh ada antrian panjang material di depan SMP setempat.
Penutupan jalan hanya diperbolehkan mulai pukul 08.00 dan wajib dibuka kembali pada pukul 17.00 WIB.
Kedua poin tersebut disetujui oleh pihak pelaksana, sehingga diharapkan aktivitas warga dapat tetap berjalan lancar selama proses pembangunan berlangsung.
Ruslan, atau akrab disapa Bang Idan selaku Ketua DPC Laskar Pemuda Melayu Kecamatan Sungai Kakap, menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mendukung proses pembangunan jalan.
“Jalan ini dibangun demi kepentingan bersama. Kami menghimbau warga di poros Sungitik–Sungai Kakap agar lebih berhati-hati dan tetap mendukung agar pekerjaan bisa selesai dengan baik, mulus, dan lancar,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Desa Sungai Kakap, Syarif Said Ibrahim, mengapresiasi hasil mediasi dan memastikan bahwa proyek sudah berjalan sesuai standar.
“Alhamdulillah semua pihak sudah sepakat. Pelaksana telah memenuhi standar pekerjaan yang akan dilaksanakan. Tentu kita terus mendukung program pemerintah ini karena perjuangan mendapatkan pembangunan seperti ini tidaklah mudah,” jelasnya.
“Semoga proyek ini berjalan lancar, tertib, dan aman.”
Dengan adanya kesepakatan ini, masyarakat berharap pembangunan jalan strategis tersebut dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi mobilitas warga serta peningkatan infrastruktur di wilayah Sungai Kakap.(Sabirin)

Social Header