PANGALENGAN – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Salah satu wujud nyata komitmen tersebut dilakukan melalui aksi penanaman 1.000 pohon dalam rangkaian kegiatan Walini Cross Country 2026 di kawasan Pangalengan, Jawa Barat.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (12/4/2026) ini tidak hanya menjadi ajang olahraga lintas alam, tetapi juga momentum strategis untuk mendukung pelestarian lingkungan di wilayah hulu Jawa Barat, khususnya di kawasan yang berperan penting sebagai daerah tangkapan air.
Sebanyak 1.000 bibit pohon yang ditanam terdiri atas 400 pohon buah-buahan, seperti durian, alpukat, jambu, dan nangka, serta 600 pohon kayu, meliputi mahoni, damar, pinus, dan cemara.
Penanaman pohon buah diarahkan untuk memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut. Sementara itu, pohon kayu berfungsi sebagai vegetasi pelindung yang membantu memperkuat struktur tanah, mencegah erosi, serta menjaga stabilitas cadangan air tanah.
Selain itu, vegetasi tersebut juga berperan sebagai penyerap karbon yang efektif dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim, khususnya di kawasan perkebunan dataran tinggi Pangalengan.
Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menegaskan bahwa integrasi antara kegiatan olahraga dan aksi lingkungan merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menerapkan nilai-nilai keberlanjutan secara nyata.
“Kehadiran kami di sini bukan sekadar menanam bibit, melainkan menanam komitmen. Dengan komposisi pohon kayu sebagai proteksi alam dan pohon buah sebagai wujud kepedulian sosial, kami ingin memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis PTPN I memberikan dampak nyata bagi kelestarian bumi. Ini adalah investasi oksigen sekaligus warisan bagi generasi mendatang agar mereka tetap bisa menghirup udara segar dan menikmati indahnya alam Pangalengan,” ujar Teddy.
Melalui kegiatan ini, PTPN I juga menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan dan pemeliharaan pasca-penanaman agar seluruh bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang.
Inisiatif ini sekaligus memperkuat posisi kawasan Walini tidak hanya sebagai destinasi wisata dan olahraga, tetapi juga sebagai kawasan konservasi yang berkelanjutan.
Dengan langkah tersebut, kawasan Walini diharapkan terus berkembang menjadi kawasan hijau yang produktif dan lestari, selaras dengan visi PTPN I untuk tumbuh bersama alam dalam semangat integritas dan keberlanjutan.(Sabirin)

Social Header