NGABANG — Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Regional V menyalurkan bantuan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap kepada Gereja Katolik Santo Kristoforus Stasi Plasma di Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat.
Program tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap pengembangan energi baru terbarukan (EBT) sekaligus implementasi prinsip environmental, social, and governance (ESG) dalam kegiatan sosial dan lingkungan perusahaan.
Serah terima bantuan dilaksanakan pada Selasa, 5 Mei 2026, di Gereja Katolik Santo Kristoforus Ngabang. Kegiatan itu dihadiri Asisten Kepala Kebun Ngabang Yandi Olopan Saragih, Asisten TJSL Unggul Pamungkas, Sekretaris Desa Amboyo Inti Junaedi, Asisten Personalia dan Teknik Kebun Marsellus, Ketua SPBUN Unit Kebun Ngabang Ukam Hendrianus Inggu, pihak ICON PLUS, serta pengurus gereja.
Mewakili manajemen Kebun Ngabang PTPN IV Regional V, Yandi Olopan Saragih mengatakan pemasangan PLTS Atap diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi gereja dan masyarakat sekitar, baik dari sisi efisiensi biaya listrik maupun edukasi penggunaan energi bersih.
“Pemanfaatan energi surya ini tidak hanya menyediakan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan, tetapi juga mampu mengurangi emisi gas rumah kaca, menekan ketergantungan pada energi fosil, serta menghemat biaya listrik,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada bantuan sosial semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penggunaan energi ramah lingkungan.
Pengurus Gereja Katolik Santo Kristoforus, Hunin Herdanus, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PTPN IV Regional V. Ia menilai keberadaan PLTS Atap akan membantu mengurangi beban biaya operasional listrik gereja.
“Bantuan ini sangat membantu dalam meringankan biaya operasional listrik gereja. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang untuk mendukung kegiatan ibadah dan pelayanan rohani,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan Pemerintah Desa Amboyo Inti melalui Sekretaris Desa Junaedi. Ia menilai perusahaan konsisten memberikan kontribusi sosial dan lingkungan kepada masyarakat sekitar.
“Kami mengapresiasi kepedulian PTPN IV Regional V yang tidak hanya berfokus pada kegiatan usaha, tetapi juga memperhatikan kebutuhan masyarakat. Semoga bantuan PLTS ini dapat membantu pengurus gereja dalam meningkatkan pelayanan kepada umat tanpa membebani keuangan gereja,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional V, Surya Xico Marpaung, menjelaskan sistem PLTS Atap on-grid yang dibangun memiliki kapasitas 2.250 Wp dan 2.000 VA.
“Sistem ini terhubung langsung dengan jaringan PLN sehingga dapat mengurangi konsumsi listrik pada siang hari tanpa menggunakan penyimpanan energi,” jelasnya.
Ia menambahkan, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung transisi menuju energi bersih sekaligus mendorong masyarakat mulai beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan.
Sebelum diserahterimakan, pihak ICON PLUS juga memberikan pelatihan kepada pengelola gereja terkait tata cara pengoperasian dan pemeliharaan sistem PLTS. Langkah itu dilakukan agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PTPN IV Regional V menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(Sabirin)

Social Header