PONTIANAK – Langkah Bank Kalbar dalam menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa dan pelajar menuai apresiasi tinggi. Program ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan manifestasi nyata dari investasi Sumber Daya Manusia (SDM) untuk masa depan Kalimantan Barat.senin,(11/5)
Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Dr. Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa kebijakan ini membuktikan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah terinternalisasi kuat dalam tubuh bank daerah tersebut.
“Ini adalah eksekusi nyata, bukan sekadar perayaan simbolis. Bank Kalbar menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki tanggung jawab moral dan sosial yang besar terhadap pembangunan pendidikan,” ujar Herman di Pontianak.
Menurutnya, sektor perbankan harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan generasi unggul. Herman menilai, kualitas SDM lokal yang mumpuni akan berdampak langsung pada iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah di masa depan.
“Mahasiswa dan pelajar penerima beasiswa saat ini adalah aset. Semakin tinggi kualitas SDM kita, maka dunia usaha di Kalbar akan semakin berkembang dan kompetitif,” lanjutnya.
Herman juga mendorong agar langkah Bank Kalbar menjadi benchmark atau tolok ukur bagi perusahaan lain, baik BUMN maupun swasta di Kalimantan Barat. Ia menekankan bahwa dana pendidikan tidak boleh dianggap sebagai beban biaya (cost), melainkan investasi jangka panjang.
“Pendidikan adalah kunci kesuksesan. Bank Kalbar telah membuktikan posisinya bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga mitra strategis dalam membangun peradaban di Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Aksi nyata Bank Kalbar ini diharapkan menjadi pemantik bagi sektor swasta lainnya untuk lebih masif berkontribusi dalam memutus rantai keterbatasan akses pendidikan di daerah.(Sabirin)

Social Header