Pontianak – Gubernur Ria Norsan secara resmi mengukuhkan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031. Pengukuhan mengusung tema "Satu Komando Bersama Sampai Akhir", sebagai bentuk komitmen memperkuat soliditas organisasi kepala desa dalam mendukung pembangunan hingga ke tingkat desa.di hotel Mercure,kamis ,(9/7)
Dalam kepengurusan yang baru, Mulyanto dipercaya sebagai Ketua DPD PKDI Kalimantan Barat.
Ketua Umum PKDI, Sujiono yang didampingi Sekretaris Jenderal PKDI, Senthot Rudi Prastiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala desa di Kalimantan Barat yang telah mendukung terbentuknya kepengurusan DPD PKDI.
"Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala desa di Kalimantan Barat. Ini merupakan momen yang luar biasa karena kita bisa melaksanakan pengukuhan Pengurus DPD PKDI Kalimantan Barat," ujar Sujiono.
Ia menjelaskan, hingga saat ini PKDI Kalimantan Barat telah membentuk kepengurusan DPC di enam kabupaten dari total 12 kabupaten yang ada. Ia berharap Ketua DPD PKDI Kalbar yang baru mampu menuntaskan pembentukan kepengurusan di seluruh kabupaten dalam waktu dekat.
Menurut Sujiono, PKDI merupakan organisasi yang lahir dari kepala desa dan seluruh jajaran pengurus di setiap tingkatan wajib dijabat oleh kepala desa definitif.
"PKDI lahir dari rahim kepala desa. Dalam AD/ART kami ditegaskan bahwa seluruh pengurus harus dijabat oleh kepala desa definitif. Tidak ada mantan kepala desa yang menjadi pengurus harian," tegasnya.
Ia juga membantah anggapan bahwa PKDI berafiliasi dengan partai politik.
"PKDI bukan underbow partai politik mana pun. Kami independen. Namun kami akan selalu mendukung dan mengawal program Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Kalimantan Barat, serta para bupati dan wali kota. Kami linear dengan pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, termasuk Program Strategis Nasional," katanya.
Sujiono menambahkan, hingga kini PKDI telah terbentuk di 13 provinsi di Indonesia dan dalam waktu dekat akan mengukuhkan kepengurusan di tiga provinsi lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PKDI, Senthot Rudi Prastiono, menegaskan pihaknya akan terus memperluas pembentukan organisasi di seluruh Indonesia.
"Pengukuhan DPD ini merupakan bagian dari agenda nasional DPP PKDI. Kami akan terus bergerak agar seluruh provinsi di Indonesia memiliki kepengurusan yang resmi. Kami juga memastikan PKDI di desa akan terus mengawal seluruh program pemerintah," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPD PKDI Kalimantan Barat, Mulyanto, menyatakan fokus utamanya adalah mempercepat pembentukan DPC PKDI di seluruh kabupaten di Kalimantan Barat.
"Saat ini baru enam kabupaten yang telah terbentuk. Insyaallah dalam satu tahun ke depan kami menargetkan seluruh 12 kabupaten sudah memiliki DPC PKDI," katanya.
Mulyanto menegaskan PKDI Kalimantan Barat siap mengawal seluruh program pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota hingga ke tingkat desa.
"Kami memastikan seluruh program pemerintah berjalan dengan baik sampai ke desa. Itulah komitmen PKDI Kalbar. Kami juga siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat serta seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan desa," tuturnya.
Ia menambahkan, meskipun terdapat organisasi kepala desa lainnya, PKDI tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan.
"Walaupun berbeda organisasi, kami tetap saudara sesama kepala desa. Tujuan kami sama, yaitu membangun desa dan mendukung pembangunan daerah," pungkasnya.(Sabirin)

Social Header