Singkawang – Tim Barongsai Kota Pontianak sukses mencuri perhatian pada ajang Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat 2026 di Kota Singkawang. Penampilan yang mengusung nuansa budaya Melayu menjadi daya tarik tersendiri dan mendapat apresiasi dari para penonton.
Ketua Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI) Kota Pontianak, Vevin, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan sebagai bentuk penghormatan kepada budaya Melayu yang merupakan salah satu budaya terbesar di Kota Pontianak.
"Penampilan ini kami persembahkan sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap budaya Melayu. Selain itu, kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman budaya di Kota Pontianak dapat berjalan harmonis dan saling menghargai," ujarnya.
Pada FORPROV II Kalbar 2026, PLBSI Kota Pontianak mengikuti dua nomor pertandingan. Hingga berita ini diturunkan, tim telah berhasil meraih medali emas pada kategori tabur (musik). Sementara itu, mereka masih akan berjuang pada kategori Barongsai Tradisional yang juga dipertandingkan.
Sekretaris KORMI Kota Pontianak, Sholihin Yakuza, memberikan apresiasi atas kreativitas dan keberanian PLBSI Kota Pontianak dalam menghadirkan penampilan yang berbeda dari biasanya.
"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada PLBSI Kota Pontianak yang telah mempersembahkan penampilan terbaik. Keberanian mereka mengangkat nuansa budaya Melayu menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat juga mampu menjadi sarana mempererat persatuan dalam keberagaman," kata Sholihin.
Penampilan tersebut menjadi salah satu warna tersendiri dalam pelaksanaan FORPROV II Kalimantan Barat 2026, sekaligus menunjukkan semangat sportivitas, kreativitas, serta pelestarian budaya yang berjalan beriringan di tengah masyarakat Kalimantan Barat.(Sabirin)

Social Header